HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR DENGAN KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD KOTA MATARAM TAHUN 2020
DOI:
https://doi.org/10.33651/jpkik.v6i2.159Keywords:
Asfiksia, Bayi, Berat Badan LahirAbstract
Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2014 dari 17 negara di dunia, Indonesia menempati urutan ke 7 yang memiliki persentase tertinggi kematian akibat berat badan lahir rendah kejadian berat badan lahir rendah adalah 15,5% yang berkisar 20,6 juta bayi tersebut lahir setiap tahun, 96,5% di antaranya di negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan berat badan lahir dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Kota Mataram. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dan pendekatan retrospektif. Untuk mengetahui hubungan antara berat badan lahir dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir yang mengunakan data sekunder dari buku register di ruang bersalin RSUD Kota Mataram. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-Mei 2020 di ruang bersalin RSUD Kota Mataram. Teknik pengambilan sampel penelitian diambil dengan tehnik simpel random sampling dan didapatkan sampel sebanyak 194 kasus. Uji statistik yang digunakan yaitu uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 194 kasus diperoleh data berat badan lahir normal dengan asfiksia sebesar 23,3% dan berat badan lahir rendah dengan asfiksia sebesar 76,7%. Kejadian asfiksia sebesar 22,2% dan tidak asfiksia sebesar 77,8%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara berat badan lahir dengan kejadian asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Kota Mataram (p = 0,001).
References
Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tennggara Barat, Survey Demografi Dan Kesehatan Indonesia (2012), Mataram 2013.
Cunningham, 2014. Obstetri Wiliams Edisi 23. Jakakarta: ECG.
Dinas Kesehatan/Kota Se-Provinsi NTB, Profil Kesehatan Kabupaten/Kota (2017), Tahun 2018.
I Anik Maryunani & Eka Puspita Sari (2013). Asuhan Keperawatan Daruratan, Maternitas Dan Neonatal : Jakarta: Trans info.
Kemenkes RI. (2013). Rised Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI.
Nugroho, (2011). Buku Ajar KPD. Yogyakarta : Nuha Medika.
Rupiyanti, Rahayu. (2014). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Asfiksia pada Neonatus di RS Islam Kendal: Universitas Muhammadiyah Semarang.
RSUD Kota Mataram 2020, Profil Kesehatan RSUD Kota Mataram. Mataram: RSUD Kota Mataram.
Purwaningrum, E., & Fibriyana, A(2017). Faktor Resiko Kejadian Abortus Spontan. HIGEIA (Journal of Puplic Health Research and Development).
WHO, (2014). Low Bitrh Weight. [online] http://www.worldlifeexpentancy.com/cause-of-death/low-birth-weight/by-country/.
World Health Organization. Maternal Mortality. In:Reproduction Health And Research, Editor, Geneva: World Health Organization; 2014.
Published
How to Cite
Issue
Section
JPKIK : Jurnal Peneliian dan Kajian Ilmiah kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits


