HUBUNGAN KELENGKAPAN STATUS IMUNISASI DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA USIA 1-5 TAHUN DI PUSKESMAS TANJUNG KARANG KOTA MATARAM
DOI:
https://doi.org/10.33651/jpkik.v6i2.163Keywords:
Kelengkapan Status Imunisasi, Gizi, BalitaAbstract
Organisasi Kesehatan Dunia/WHO menyebutkan bahwa Indonesia tergolong negara dengan status kurang gizi yang tinggi karena masih tingginya angka wasting dan stunting pada tahun 2017 yaitu 13,5% untuk wasting dan 36,4% untuk stunting (WHO,2018). Anak yang tidak mendapatkan imunisasi tidak memiliki kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit infeksi, sehingga anak akan jatuh sakit, dan dapat menyebabkan turunnya status gizi anak. Hal ini karena penyakit infeksi dan fungsi kekebalan saling berhubungan erat satu sama lain (Wilhendra, 2016). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kelengkapan status imunisasi dengan status gizi pada balita usia 1-5 tahun di Puskesmas Tanjung Karang Kota Mataram. Pengambilan sampel secara total sampling yaitu sebanyak 71 balita, Penelitian ini merupakan penelitian dengan analitik retrospektif dengan desain Cross Sectional. Hasil penelitian sebagian besar responden dengan kategori imunisasi tidak lengkap sebanyak 52 balita (78,2), dan responden dengan kategori imunisasi lengkap sebanyak 19 balita (26,8%). Serta sebagian besar responden dengan status gizi baik yaitu sebanyak 44 balita (61,9%), responden dengan dengan status gizi buruk sebanyak 7 balita (9,9%). Hasil uji Chi-square diperoleh nilai p = 0,497 yang berarti Ho ditolak/tidak diterima jika ? (0.05) sehingga disimpulkan tidak ada hubungan yang bermakna antara kelengkapan imunisasi dengan status gizi balita. Disarankan dari pemerintah khususnya pihak puskesmas agar lebih menggalakkan lagi sosialisasi dan penyuluhan tentang pentingnya imunisasi dan gizi seimbang bagi balita
References
Dinkes Nusa Tenggara Barat, Profil Kesehatan Propinsi Nusa Tenggara Barat.
Dahlan, M.2016. sumber data atau sumber informasi untuk diteliti Bandung: Alfabeta.
Kemenkes RI, 2017. Profil Kesehatan Indonesia 2016 Menuju Sehat 2019. Jakarta.
Muslihatun, 2016. Program Imunisasi. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka World Health Organization, 2018. experiencing a procces
Muslihatun, 2016. Program Imunisasi. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka
Notoatmodjo,2010. Identifikasi Variabel Independen & Dependen. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono, 2017. Sampel Dalam Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta
Riskesdes, 2017. Prevalensi Kasus Gizi Buruk 2017, Nusa Tenggara Barat
Profil Puskesmas Tanjung Karang , 2019. Kota Mataran
Profil Puskesmas Tanjung Karang , 2019. Populasi Dalam Penelitian. Nusa Tenggara Barat.
World Health Organization, 2018. experiencing a procces toddler’s growth and development.
Wilhendra, 2016. Anak Memerlukan Asupan Gizi Yang Adekuat.
Wilhendra, 2016. Penyebab Angka Kematian Bayi, Jakarta : Rineka Cipta.
Published
How to Cite
Issue
Section
JPKIK : Jurnal Peneliian dan Kajian Ilmiah kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits


