PENGARUH SUHU PENYIMPANAN TERHADAP KADAR VITAMIN C BUAH APEL MERAH (Pyrus malus L.)
DOI:
https://doi.org/10.33651/jpkik.v6i1.63Keywords:
Vitamin C, Apel Merah, Suhu, Spektrofotometri UV-VisAbstract
Vitamin C sangat diperlukan oleh tubuh manusia. Apel merupakan salah satu buah yang mengandung Vitamin C. Vitamin C mudah teroksidasi jika terkena udara, dan proses ini dipercepat oleh panas, sinar, alkali, enzim, oksidator, serta katalis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu dan penyimpanan terhadap kadar Vitamin C dalam buah apel. Apel merah disimpan dengan keadaan fisik dikupas dan tidak dikupas. Selanjutnya apel diberi perlakuan yaitu diuji langsung, disimpan dua jam pada suhu ruang (28-35°C), dan disimpan dua jam pada suhu dingin (5-15°C). Penentuan kadar Vitamin C menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kadar Vitamin C pada buah apel merah yang diuji langsung, disimpan di suhu ruang (28°-35°C) dan buah apel merah yang disimpan pada suhu dingin (5°-15°C), dimana persentase kadar vitamin C terbesar terdapat pada buah apel merah yang diuji langsung, disimpan di suhu dingin dan paling kecil yang disimpan di suhu ruang.
References
Arel, A., Martinus, B. A., Ningrum, S. A. 2017. Penetapan Kadar Vitamin C Pada Buah Naga Merah (Hylocereus costaricensis F. A.C. Weber) Britton &Rose) Dengan Metode Spektofotometri UV-Visible. Scienta, Vol. 7 No. 1, 1-5.
Badriyah, L., Manggara, A. B. 2015. The Determination of Contents of Vitamine C in red Chili (Capsicum annum L.) Using Spectrofotometri UV-VIS Methode. Jurnal Wiyata, Vol. 2 No. 1, 25-28
Dewi, A.P., 2018. Penetapan Kadar Vitamin C dengan Spektrofotometri UV-Vis Pada Berbagai Variasi Buah Tomat. Journal of Pharmaacy and Sience, Vol. 2 No. 1, 9-13
Gandjar, I.G., A. Rohman. 2012. Analisis Obat Secara Spektrofotometri dan Kromatografi. Yogjakarta: Pustaka Pelajar
Helmiyesi, Hastuti,R.B., Prihastanti, E., 2008. Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Kadar Gula dan Vitamin C pada Buah Jeruk Siam ( Citrus nobilis var. microcarpa). Buletin Anatomi dan Fisiologi. 16(2) : 1-5.
Karinda, M., Fatimawali, Citraningtyas, G., 2013.Perbandingan Hasil Penetapan Kadar Vitamin C Pada Mangga Dodol Dengan Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis dan Iodometri. Jurnal Ilmiah Farmasi-Unstrat Vol. 2 No. 1, 86-89
Maajid, L., Sunarmi, Kirwanto, A.G., 2018. Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Kadar Vitamin C Buah Apel (Mallus sylvestris Mill.). jurnal Kebidanan dan Kesehatan Tradisional, Vol 3 No. 2, 90-94.
Munson, J.W. 1991. Analisis FarmasiMetode Modern. Parwa B.diterjemahkan oleh Harjana.Surabaya: Airlangga UniversityPress. hal.334-89.
Safaryani, N., Haryanti, S., Hastuti, E.D., 2007. Pengaruh Suhudan LamaPenyimpanan terhadap Penurunan Kadar Vitamin C Brokoli (Brassicaoleracea L). Buletin Anatomi dan Fisiologi. 15(2) : 1-8.
Taylor, A. 1993. Relationships Between Nutrition and Oxidation. J. Am. Coll. Nutr. 12, 138-146.
Widiastuti, Hartati. 2016. Standarisasi Vitamin C Pada Buah Bengkuang (Pachyrhizus erosus) Secara Spektrofotometri UV-VIS. Jurnal Fitofarmaka Indonesia. Vol 2, Nomor 1,
Widyawati, P. S., Nugerahini, I., Sutedja, A. M., 2012. Perbedaan Model Vinifikasi Pada Pembuatan Wine Apel Lokal (Manalagi dan Rome Beauty) Terhadap Kemampuan Menangkap Radikal Bebas 1, 1-Definil-2-Pikrilhidrasil (Dpph).Prosiding Seminar Nasional : Kedaulatan Pangan dan Energi, 321-328
Published
How to Cite
Issue
Section
JPKIK : Jurnal Peneliian dan Kajian Ilmiah kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits


