PERSEPSI WUS DAN INTENSITAS PELAKSANAAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS METODE IVA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIKMEL LOMBOK TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.33651/jpkik.v6i1.56Keywords:
Persepsi WUS, proses pengambilan keputusan, dukungan suami/keluarga dan intensitas programAbstract
Kanker serviks merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan, yang berdampak lebih dari 14 juta orang setiap tahun. Deteksi dini kanker serviks bertujuan untuk mengetahui perubahan prekanker, apabila tidak ditangani secara dini dapat menyebabkan kanker. Di Indonesia proporsi masyarakat yang melakukan deteksi dini kanker serviks masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi WUS dan intensitas pelaksanaan deteksi dini kanker serviks metode IVA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 10 WUS sebagai informan inti dan 1 orang penanggung jawab program dan 1 kepala puskesmas sebagai informan tambahan. Data dikumpulkan pada bulan September-Oktober 2019. Data dianalisis secara tematik dan disajikan dengan menggunakan pendekatan naratif. Penelitian ini menemukan bahwa gambaran persepsi WUS terhadap pemeriksaan IVA yaitu adanya rasa takut, malu dan tabu serta rasa percaya diri tidak beresiko terkena kanker serviks, hal ini disebabkan karena kurangnya intensitas dan kerja sama stake holder, tokoh agama dalam melakukan penyuluhan IVA. Meskipun semua WUS memiliki persepsi bahwa pemeriksaan IVA sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya kanker serviks, tetapi masih banyak wanita usia subur belum memiliki kemampuan untuk melakukan pemeriksaan. Selain itu juga faktor pendorong dalam pemeriksaan IVA adalah proses pengambilan keputusan dan dukungan suami, dimana sebagian besar suami yang dominan dalam mengambil keputusan terutama untuk kesehatan. Persepsi WUS dalam pemeriksaan IVA sebagian besar wanita enggan melakukan tes IVA karena adanya rasa takut, malu dan dan tabu, rasa percaya diri tidak berisiko pada diri individu, meskipun WUS tahu manfaat yang pemeriksaan IVA. Proses pengambilan keputusan dan dukungan suami merupakan faktor pendorong bagi WUS dalam melakukan deteksi dini kanker seviks. Serta intensitas pelaksanaan program IVA mempengaruhi persepsi WUS terhadap IVA
References
WHO. Cancer Control: A Global Snapshot In 2015 Summary Of Results From The 2015 Who Ncd Country Capacity Survey Introduction.; 2016.
World Health Organization. Prevention of Cervical Cancer through Screening Using Visual Inspection with Acetic Acid (VIA) and Treatment with Cryotherapy. Edisi Keli. (Banani W, ed.). Bandung; 2012.
Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta; 2017.
Profil NTB. Profil Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2017. NTB; 2017.
Profil Puskesmas Aikmel. Buku Register. Aikmel; 2018.
Sugiono. Metode Penelitian Kuantitataif, Kualitatif Dan R & D. Vol 2.;2010. http://journal.unisla.ac.id/pdf/19612014.
Viswanath Kgbkrk. Health Behavior And Health Education. (Foreword by C. Tracy Orleans, ed.). Printed in the United States of America; 2008.
Ndikom CM, Ofi BA, Omokhodion FO, Adedokun BO. Effects of educational intervention on women’s knowledge and uptake of cervical cancer screening in selected hospitals in Ibadan, Nigeria. Int J Heal Promot Educ. 2017;55(5-6):259-271. doi:10.1080/14635240.2017.1372693
Hasahya OT, Berggren V, Sematimba D, Nabirye RC, Kumakech E. Beliefs, perceptions and health-seeking behaviours in relation to cervical cancer: A qualitative study among women in Uganda following completion of an HPV vaccination campaign. Glob Health Action. 2016;9(1). doi:10.3402/gha.v9.29336
Niar Rasyid Na. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Wus (Wanita Usia Subur) Tentang Deteksi Dini Kanker Leher Rahim Metode Iva (Inspeksi Visual Asam Asetat) Di Puskesmas Singgani 1Niar. Promotif. 2017;7 (1)(Juli):63-75.
Phongsavan K, Phengsavanh ÞA, Wahlstro R. Women ’ s Perception of Cervical Cancer and Its Prevention in Rural Laos. Oiginal Aticel Women’s. 2010;20(5):821-826. doi:10.1111/IGC.0b013e3181daaefb
Mosavel M, Ports KA, Ahmed R. Women ’ s Reproductive Health Women ’ s Attitudes toward and Experiences with Health Care?: Implications for Cervical Cancer Screening and Provision of Primary Care in South Africa Women ’ s Attitudes toward and Experiences with Health Care?: Implications. 2016;3691(16 Augustus):1-16. doi:10.1080/23293691.2016.1237733
Liyasda Amalis Sahr TAIK. Persepsi dan Perilaku Wanita Usia Subur dalam Melakukan Tes Inspeksi Visual Asam Asetat. J Promosi Kesehat Indones. 2018;13(2):114-128.
Hamid Allahverdipour AER. Persepsi Ancaman Kanker Serviks , Manfaat , dan Hambatan dari Papanicolaou Smear Skrining Program Wanita di Iran. Wan Kesehat. 2014;47(24 November):37-41. doi:10.1080/03630240802132302
Efendi F& M. Keperawatan Kesehatan Komunitas Teori Dan Praktik Dalam Keperawatan. Jakarta; 2009.
Madhivanan P, Valderrama D, Krupp K, Ibanez G. Family and cultural influences on cervical cancer screening among immigrant Latinas in Miami-Dade county, USA. Cult Heal Sex. 2015;18(6):710-722. doi:10.1080/13691058.2015.1116125
Kemenkes RI. Panduan Layanan Terintegrasi. Jakarta; 2014.
Kemenkes RI. Berita Negara Republik Indonesia. Jakarta; 2017. www.peraturan.go.id.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2016. Juli 2017. (drg. Rudy Kurniawan, M.Kes Yudianto, SKM, M.Si Boga Hardhana, S.Si, MM drg. Titi Aryati Soenardi MK, ed.). Jakarta; 2016.
Kementrian Agama RI. Keluarga Harmoni Dalam Perspektif Berbagai Komunitas Agama. edisi I. (Kustini, ed.).;2011. http://simbi.kemenag.go.id/pustaka/images/materibuku/keluarga.
Amelia R, Fajriyah UN, Octaviani DA. Evaluasi Pelaksanaan Program Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) dan Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Metode Clinical Breast Examination (CBE). J Kebidanan. 2019;9(1):56-69. doi:10.31983/jkb.v9i1.3956
Permenkes RI. Berita Negara Repblik Indonesia. 706 th ed. J
Published
How to Cite
Issue
Section
JPKIK : Jurnal Peneliian dan Kajian Ilmiah kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits


