FORMULASI SPRAY HAND SANITIZER ORGANIK DARI KOMBINASI EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) DAN DAUN LIDAH BUAYA (Aloe vera) TERHADAP Staphylococcus aureus
DOI:
https://doi.org/10.33651/jpkik.v8i2.414Abstract
Penyakit virus corona 2019 (corona virus disease/COVID-19) sebuah nama baru yang diberikan oleh Wolrd Health Organization (WHO) bagi pasien dengan infeksi virus novel corona 2019 yang pertama kali dilaporkan dari kota Wuhan, Cina pada akhir 2019. Pada masa pandemi Covid-19, menjaga kerbersihan dan kesehatan adalah hal yang wajib dilakukan. Hand sanitizer merupakan alternatif dari sabun cuci tangan yang dapat berfungsi sebagai cairan antiseptik, hand sanitizer menjadi salah satu item wajib yang harus dimiliki untuk menjaga kebersihan, baik setelah atau sebelum memegang sesuatu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fomulasi spray hand sanitizer organik dan konsentrasi paling efektif dari formulasi spray hand sanitizer organik dari kombonasi ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L.) dan daun lidah buaya (Aloe vera) terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian ini adalah penelitian true eksperimental untuk mengetahui kombinasi ekstrak daun sirih hijau dan daun lidah buaya dalam bentuk formulasi spray hand sanitizer terhadap bakteri Staphylococcus aureus, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang dilaksanakan di Laboratorium Obat Tradisonal dan Laboratorium Biologi kampus Politeknik Medica Farma Husada Mataram pada bulan Desember 2021. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah daun sirih hijau (Piper betle L.) dan daun lidah buaya (Aloe vera). Data dalam penelitian ini merupakan data primer yaitu observasi atau pengamatan langsung daya hambat hasil uji aktivitas antibakteri kombinasi daun sirih hijau dan daun lidah buaya terhadap pertumbuhan staphylococcus aerus.
Berdasarkan hasil penelitian tentang Formulasi spray organik kombinasi ekstrak daun sirih hijau dan daun lidah buaya sebagai Hand sanitizer memiliki efektivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Konsentrasi paling efektif dari formulasi spray kombinasi adalah konsentrasi 30% dengan nilai hambatan 7,62 mm yang merupakan daya hambat sedang.
Pada penelitian yang selanjutnya perlu dikembangkan penelitian tentang Formulasi spray organik kombinasi ekstrak daun sirih hijau dan daun lidah buaya dalam bentuk sediaan farmasi yang lainnya, dan dilakukan perbaikan untuk formulasi sediaannya.
References
Agustini R. dan Ningtyas K.F. (2014). Pengembangan Instrumen Penilaian Kinerja Siswa Untuk Mengakses Keterampilan Proses Dalam Praktikum Senyawa Polar dan Non Polar kelas X SMA. UNESA Journal of Chemica; Education, vol 3 Nomor 03. Hlm 169-175.
Aiello, & Susan, E. (2012). The Merck Etinary Manual USA. USA: Merck Shar D & Dhome Corp.
Aji, R.M., 2014, Uji Aktivitas Antioksidan Pada Ekstrak Daging Lidah Buaya (Aloe vera) Menggunakan Metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picrylhdrazyl). Skripsi. Fakultas Kedokteran. Universitas Islam Negri Syarif Hidayatullah Jakarta. Jakarta.
Arifin, J. 2014. Intensif Budidaya Lidah Buaya Usaha Dengan Prospek Yang Kian Berjaya. Pustaka Baru Pres: Yogyakarta.
Astuti, Inggit P, dan Esti M. 2011. Karakteristik Morfologi Daun Sirih Merah : Piper crocatum Ruitz & Pav dan Piper porphyrophyllum N.E.Br. Koleksi Kebun Raya Bogor. Pusat Konservasi Kebun Raya Tumbuhan Kebun Raya Bogor LIPI. Bogor.
Barsasella, Diana. 2012. Sistem Informasi Kesehatan. Jakarta, Mitra Wacana Medika.
Bustannussalam, B, dkk. 2015. Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper Betle Linn) Terhadap Staphyloccocus aureus ATCC 25923. Fitofarmaka 5 (2), 58-64.
Carolia, N. and Noventi, W. (2016). “Potensi Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) Sebagai Alternatif Terapi Acne Vulgaris”, Majority,5.
Desiyanto, F. A. Dan Jannah, S. N. (2013). Efektivitas Mencuci Tangan Menggunakan Cairan Pembersih Tangan Antiseptik (Hand Sanitizer). Jurnal Kesehatan Masyarakat. 7(2), pp. 75-82.
Diana, A. (2012). Pengaruh Desiminasi Dokter Kecil Tentang Penggunaan Hand Sanitizer Gel dan Spray Terhadap Penurunan Angka Kuman Tangan Siswa SDN Demakijo Gamping Sleman. Skripsi. Poltekkes Kemenken Yogyakarta.
Handayani Diah,et.al. 2020. Penyakit Virus Corona 2019. Jurnal Respirologi Indonesia . Vol 40. No. 2, April 2020. Perhimpunan Dokter Paru Indonesia.
Inayatullah, S. (2012). Efek Ekstrak Daun.
Inayatullah, S. (2012). Efek Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper Betle L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphyloccocus aureus. Universitas Islam Negri Jakarta.
Iswadana R. Sihombing L. K. M. 2017. Formulasi Uji Stabilitas Fisik Dan Uji Aktivitas Secara In Vitro Sediaan Spray Antibau Kaki Yang Mengandung Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper betle L.). Pharm Sci Res. Vol.4. No. 3. Pp: 121-131.
Kursial, Sukriani, dkk. 2016. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etilasetat Daun Sirih Hijau (Piper Betle L.) Terhadap Bakteri Staphyloccous epidermidis. Jurnal IJPST 3(2), 72-77.
Margaretta, Sheila. 2011. Ekstraksi Senyawa Phenolic Pandanus Amaryllifolius Roxb Sebagai Antioksidan. Widya Teknik Vol.1 No.1: 21-30.
Marlinda M, Meiske SS, and Audy DW, 2012. Analisis Senyawa Metabolit Sekunder dan Uji Tosisitas Ekstrak Etanol Biji Buah Alpukat (Persea Americana Mill.). Jurnal MIPA UNSRAT. Voll(1):24-28.
Mukhlishah, N. R. I. Sugihartini. N. Yuwono. T. 2016. Daya Iritasi Sifat Fisik Sediaan Salep Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (Syzigum aromaticum) Pada Basis Hidrokarbon. Testis. Program Pasca Sarjana Farmasi. Universitas Ahmad Dahlan. Yogyakarta.
Mulyaningsih, Sri. 2014. Analisis Pemanfaatan Daun Binahoang (Anrederacordifolia, Steenis) Sebagai Antimikroba. Jurnal Pendidikan Biologi.
Rahayu, E. S. 2006. Amankan Produk Pangan Kita : Bebaskan Dari Cemaran Berbahaya. Apresiasi Peningkatan Mutu Hail Olahan Pertanian. Dinas Pertanian Provinsi DIY dan Kelompok Pemerhati Keamanan Mikrobiologi Produk Pangan, Yogyakarta.
Religia, R. F. 2015. Formulasi Hand Gel Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera var.sinensis) Menggunakan Basis Carbopol 934 : Evaluasi Sifat Fisik Dan Stabilitasnya. [Skripsi]. Surakarta. Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiah Surakarta.
Retnowati, Y., N. Bialangi, dan N. W. Posang. 2011. Pertumbuhan Bakteri Staphyloccocus aureus Pada Media Yang Diekspos Dengan Infus Daun Sambiloto (Andrographis paniculata). Saintek.
Rialita, Tita., Rahayu, Puji, W., Nuraida, Lilis., Nuratma, Budi. (2015). Aktivitas Antimikroba Minyak Esensial Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) dan Lengkuas Merah (Alpiana purpurata K. Schum) Terhadap Bakteri Patogen dan Perusak Pangan. Agritech. Vol. 35, N0o. 1.
Srikartika, V. M., Cahya, A. D. & Hardiati, R. S. W., 2016. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Penggunaan Obat Pasien Diabetes Militus Tipe 2. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 6(3), pp. 205-212.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif R & D. Alfabeta. Bandung.
Published
How to Cite
Issue
Section
JPKIK : Jurnal Peneliian dan Kajian Ilmiah kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits


