ANALISIS PERSEPSI TERHADAP OBAT GENERIK MASYARAKAT DI KABUPATEN BANJAR

Authors

  • Nurul Mardiati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Lestari

DOI:

https://doi.org/10.33651/jpkik.v4i2.32

Keywords:

Persepsi, Obat Generik, Kualitas Obat

Abstract

Sejak masa operasional per 1 Janurari 2014 jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sudah dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) berjumlah sekitar 121,6 juta peserta). Dalam perkembangannya sebagaimana yang termuat dalam website resmi BPJS jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) per 1 September 2018 mencapai 201,6 juta peserta. Disisi lain, persepsi pasien terhadap obat generik dimasa penerapan program JKN ini dinilai oleh beberapa pengamat masih buruk. Persepsi pasien yang buruk terhadap obat generik dapat mengakibatkan sugesti yang buruk sehingga mempengaruhi pengalaman kesembuhan pasien.Tujuan penelitian yaitu mengidentifikasi persepsi terhadap obat generik berdasarkan dimensi safety, efficacy dan acceptability. Rancangan penelitian yaitu deskriptif-analitik. Penelitian menggunakan desain survey cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan proportional stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan survei menggunakan kuesioner checklist. Keseluruhan analisis data dilakukan dengan analisis unvariat (statistik deskriptif). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden baik dari dimensi safety, efficacy, maupun acceptability menunjukkan memiliki persepsi yang baik tentang obat generik. 

Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Published

2018-10-30

How to Cite

Nurul Mardiati. (2018). ANALISIS PERSEPSI TERHADAP OBAT GENERIK MASYARAKAT DI KABUPATEN BANJAR. Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram, 4(2), 104-111. https://doi.org/10.33651/jpkik.v4i2.32