EFEKTIVITAS PEMBERIAN BISKUIT PMT TERHADAP PENINGKATAN LINGKAR LENGAN ATAS IBU HAMIL DI PUSKESMAS RENGAS DENGKLOK KABUPATEN KARAWANG TAHUN 2021
DOI:
https://doi.org/10.33651/jpkik.v7i2.253Keywords:
Biskuit PMT, Ibu Hamil, Kurang Energy Kronis, LILAAbstract
Ibu hamil yang mengalami KEK dapat berkomplikasi terhadap anemi, perdarahan, dan penyakit infeksi.Indikator presentase ibu hamil KEK merupakan salah satu indikator baru di Kementrian Kesehatan dan merupakan indikator output. Pemberian makanan tambahan khususnya bagi kelompok rawan merupakan salah satu strategi suplementasi dalam mengatasi masalah gizi. Angka kejadian Ibu hamil KEK mengalami peningkatan Untuk daerah Kabupaten Karawang sendiri mencapai 3297 ( 7,82%). Dan Bumil KEK yang mendapatkan PMT Biskuit sebesar 855 (25,93%) Sumber (Dinkes sie gizi 2020). Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemberian PMT Biskuit terhadap Lingkar Lengan Atas pada Ibu hamil Kurang Energi Kronis Desain penelitian menggunakan metode Quasy Experimental Design (eksperimen semu), Non Equivalent Control Group. Penelitian ini menggunakan sampel dalam penelitian ini yaitu ibu hamil berjumlah 36 Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian adalah Angket (kuesioner). Uji statistik adalah parametric dengan menggunakan Independent T test pada Hasil analisa dengan menggunakan independent T-test untuk menguji 2 kelompok intrvensi dan kontrol setelah mengkonsumsi PMT biscuit sebanyak 28 bungkus didapatkan hasil p-value pada kelompok kontrol dan intervensi pre test = 0,342 >? (0.05) tidak signifikan artinya lila pada kelompok kontrol masih dalam kategori KEK sedangkan hasil analisa pada kelompok intervensi dan kontrol post test nilai P value =0,000<?(0,05) yang artinya ada pengaruh lingkar lengan atas ibu hamil KEK sesudah mengkonsumsi PMT biskuit secara rutin sebanyak 56 bungkus Saran bagi ibu hamil dan petugas pelayanan kesehatan yaitu sebaiknya PMT biskuit pada ibu hamil KEK tetap diberikan, selama pemberian makanan tambahan biskuit ini dilakukan pengawasan dan meningkatkan motivasi konsumsi biskuit karena PMT biskuit ini memberikan kontribusi bermakna terhadap Lingkar lengan atas ibu hamil KEK.
Kata kunci : Biskuit PMT, Ibu Hamil, Kurang Energy Kronis,LILA
References
AASP, Chandradewi. (2015). Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan terhadap Peningkatan Berat Badan Ibu Hamil KEK (Kurang Energi Kronis) di
Andriani, R., Kartasurya, M. I., & Nugraheni, S. A. (2018). Pengaruh Program Pemberian Makanan Tambahan terhadap Status Gizi Ibu Hamil Berisiko Kurang Energi Kronis di Kabupaten Tegal.
Ernawati, A. (2018). Hubungan Usia Dan Status Pekerjaan Ibu Dengan Kejadian Kurang Energi Kronis Pada Ibu Hamil. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK, 14(1), 27-37.
Evi Nugrahini, J. E. (2014). Asupan Energi Dan Protein Setelah Program Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan Ibu Hamil Kuang Energi Kronik I Puskesmas Kota Surabaya. 1, 41-48.
Fathonah, S. (2016). Gizi dan Kesehatan untuk Ibu Hamil. Jakarta : Erlangga
Fitriana, D. D. (2020). Evaluasi Program Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) Makanan Matang Berbahan Lokal Pada. BUNDA EDU-MIDWIFE JOURNAL (BEMJ), 1-9.
Harti, L.B., Kusumastuty,I., Hariadi, I. (2016). Hubungan status gizi dan pola makan terhadap penambahan berat badan ibu hamil. Indonesian journal of human nutrition, 3(1) Juni, pp. 54-62.
Indonesia, K. K. (2009). Spesifikasi Teknis Makanan Tambahan Balita 2-5 Tahun.
Indonesia, K. K. (2010). Petunjuk Tekhnis Pemberian Makanan Tambahan Ibu Hamil. Jakarta: Direktorat Bina Gizi Masyarakat.
Institute Of Medicine (IOM). (2009). Weight Gain During pregnancy: Reexamining The Guidelines. A Report Brief.
Kementerian Kesehatan RI. (2011). Petujuk Teknis Pemberian Makanan Tambahan Ibu Hamil. Jakarta : Direktorat Bina Gizi
Kementerian Kesehatan RI. (2013). Laporan Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan
Kementerian Kesehatan RI. (2013). Peraturan Mentri Kesehatan N0.75 tahun 2013 tentang angka kecukupan gizi yang dianjurkan bagi bangsa indonesia. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan
Kementerian Kesehatan RI. (2014). Pedoman Pelayanan Gizi di Puskesmas. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Direktorat Jendral Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak
Mahirawati, V. K. (2014). Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil di kecamatan Kamoning dan Tambelangan,Kabupaten Sampang. Bulutin Penelitian Sistem Kesehatan, 17(2) April, pp. 193-202
Santoso, S. ( 2015). Menguasai Statistik Parametrik konsep dan aplikasi SPSS. Jakarta : PT. Alek Media Komputindo
Setiyowati, N. (2018). Pengaruh Pemberian Makanan Tambahan Biskuit Sandwich terhadap Status Gizi Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK) di Wilayah UPT Puskesmas Bantarbolang Kabupaten Pemalang (Doctoral dissertation, MUHAMMADIYAH UNIVERSITY SEMARANG).
Stephanie, P., Kartika, S.K.A. (2014). Gambaran Kejadian Kurang Energi Kronik dan Pola makan Wanita Usia Subur di Desa Pesinggahan Kecamatan Dawan Klungkung Bali 2014. E- Jurnal Aneka Udayana, 5(6)
Zulaidah, H. S., Kandarina , S., Hakimi, S. (2014). Pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) pada ibu hamil terhadap berat lahir bayi. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 11(2), pp. 61-70
Published
How to Cite
Issue
Section
JPKIK : Jurnal Peneliian dan Kajian Ilmiah kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits


