Pengaruh Paparan Pestisida Terhadap Kadar Kreatinin dan Ureum Pada Petani Di Desa Tanjung Kabupaten Lombok Utara

Authors

  • Ida Bagus Rai Wiadnya Goes Rai a:1:{s:5:"en_US";s:29:"Poltekkes Kemenkes RI Mataram";}
  • Lidia Febrianisa
  • Lale Budi Kusuma Dewi

DOI:

https://doi.org/10.33651/jpkik.v8i1.238

Keywords:

Kreatinin, pestisida, petani, Ureum

Abstract

Latar Belakang : Penggunaan pestisida yang tidak tepat dapat memberikan akibat samping keracunan. Beberapa penelitian yang mempelajari pengaruh pestisida terhadap manusia memperlihatkan bahwa sebagian besar pestisida berpotensi sebagai penyebab terjadinya berbagai gangguan kesehatan salah satunya adalah  kerusakan ginja karena pestisida bersifat netrotoksik. Salah satu parameter yang biasanya diperiksakan untuk mengetahui fungsi gangguan ginjal adalah kadar ureum dan kreatinin serum.

Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh paparan pestisida terhadap kadar kreatinin dan ureum pada petani di Desa Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan survei analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel serum petani yang terpapar pestisida diukur kadar kratinin dan ureum.

Hasil Penelitian : Rata-rata kadar kratinin yang tidak terpapar pestisida 0.6542 mg/dl, yang terpapar pestisida 0.8417 mg/dl dan  , sedangkan rata-rata   kadar ureum pada responden yang tidak terpapar pestisida adalah 23.000 mg/dl, yang terpapar pestisida 35.4583 mg/dl dengan nilai signifikan 0,000 (p<0,05)

Kesimpulan : Terdapat pengaruh paparan pestisida terhadap kadar kreatinin dan ureum pada petani di Desa Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

References

Afriyanto. (2008). Kajian keracunan pestisida pada petani penyemprot cabe di desa candi kecamatan bandungan kabupaten semarang. Diponegoro Semarang. Skripsi.

Alfonso, A. A., & Mongan, A. E. (2016). Gambaran kadar kreatinin serum pada pasien penyakit ginjal kronik stadium 5 non dialisis. 4, 2–7.

Anggriani, Y. D. (2008). Pengaruh Pemberian Teh Kombucha Dosis Bertingkat Per Oral Terhadap Gambaran Histologi Ginjal Mencit Balb/C.

Asuhendra, & Ridawati. (2013). Bahan toksik dalam makanan. Remaja Rosdakarya.

Human. (2020). Urea Liquicolor.

Insani, A. Y., Marchianti, A. C. N., & Wahyudi, S. S. (2018). Perbedaan Efek Paparan Pestisida Kimia dan Organik terhadap Kadar Glutation ( GSH ) Plasma pada Petani Padi. 17(2), 63–67.

Isnabella, M. (2017). Gambaran Kadar Kreatinin Serum Pada Pekerja Tukang Bangunan Di Desa Kepatihan Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan.

Malau, M. (2017). Gambaran perilaku petani pengguna pestisida dalam pemakaian alat pelindung diri di desa perasmian kecamatan doloksilau kabupaten simalungun.

Mokoagow, D., Joseph, W. B. S., Patras, H. D., Kesehatan, F., Universitas, M., & Ratulangi, S. (2013). Hubungan Antara Masa Kerja, Pengelolaan Pestisida Dan Lama Penyemprotan Dengan Kadar Kolinesterase Darah Pada Petani Sayur Di Kelurahan Rurukan Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Rtulangi Manado.

Notoatmojo, S. (2012). Metode Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.

Paramita, C., Simbolon, A. N., Oktafani, E., Ubra, M. M., Junior, J., & Medianto, C. (2015). pengaruh_pestisida_terhadap_kesehatan_pe.

Published

2022-04-30

How to Cite

Goes Rai, I. B. R. W., Lidia Febrianisa, & Lale Budi Kusuma Dewi. (2022). Pengaruh Paparan Pestisida Terhadap Kadar Kreatinin dan Ureum Pada Petani Di Desa Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram, 8(1), 7-14. https://doi.org/10.33651/jpkik.v8i1.238