Analisis Kebutuhan Tenaga Rekam Medis Berdasarkan Workload Indicator Off Staffing Need (Wisn) Di Rumah Sakit Umum Provinsi NTB

Authors

  • Yuda Riski Ananda Politeknik Medica Farma Husada Mataram

DOI:

https://doi.org/10.33651/jpkik.v1i2.184

Abstract

        Ketersediaan tenaga Rekam Medis saat ini sangat berpengaruh dalam pengembangan dan peningkatan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit, sedangkan untuk tenaga Rekam Medis pada Rumah Sakit Umum Provinsi NTB masih dibawah standar yang ditentukan Permenpan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan tenaga Rekam Medis berdasarkan WISN di Rumah Sakit Umum Provinsi NTB. Perhitungan kebutuhan tenaga kerja dapat dihitung dalam beberapa bagian di Rekam Medis yaitu : TPPRJ, TPPRI, Retrival, Distribusi, Assembling, Coding, Indeksing, Filling, dan Korespondensi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Populasi yang digunakan adalah seluruh Sumber Daya Manusia Rekam Medis yang berjumlah 33 tenaga dan 1 kepala Instalasi dengan sampel menggunakan metode non probability sampling dengan tehnik Purposive sampling   atau  judgmental sampling sehingga sampel yang digunakan adalah satu dari masing-masing bagian yang berkategori senior dalam suatu bagian tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa tugas pokok dari bagian-bagian tidak tercantum dalam SOP namun ada pada Surat tugas Kepala Instalasi Rekam Medis. Perhitungan kebutuhan tenaga Rekam Medis didapat kebutuhan tenaga sejumlah 26 tenaga dari 9 bagian yang dapat dihitung dengan rumus WISN. Dari ketersediaan tersebut dapat dinilai dari segi kuantitas yang mengalami kelebihan tenaga sebanyak 7 orang, sedangkan dari segi kualitas untuk kebutuhan tenaga lulusan terampil Rekam Medis mengalami kekurangan tenaga sebanyak 10 orang. Dalam hal ini sebaiknya adanya penambahan yang disesuaikan dengan segi kualitas tenaga lulusan terampil Rekam Medis dengan kebutuhan yang telah dihitung, karena untuk menjalankan sistem manajemen Rekam Medis harus dijalankan oleh tenaga asli dari lulusan terampil Rekam Medis itu sendiri.

References

Alma, B. 2009. Belajar mudah penelitian untuk guru-karyawan dan peneliti pemula. Edisi ke 6. Alfabeta. Bandung.

Bambang, Shofari, 2004, Pengantar Sistem Rekam Medis, Semarang.

Budi, S.C. 2011. Manajemen unit kerja rekam medis. Edisi ke 1. Quantum sinergis media. Yogyakarta.

Depdiknas. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Depkes RI, 2006. Pedoman penyelenggaraan dan prosedur rekam medis rumah sakit di Indonesia. Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik: Jakarta.

Depkes RI, 2009. System pencatatan rumah sakit, diakses tanggal 14 Maret 2015, <http://depkes.co.id>.

Hatta, G.R. 2008. Pedoman manajemen informasi kesehatan di sarana pelayanan kesehatan. Universitas Indoneesia: Jakarta.

Huffman, E. K. 1994. Health information management. Berwin, Illionis: Physicians’ Record Company.

Kemenkes RI, 2008. Permenkes RI No.269/MENKES/PER/III/2008 tentang rekam medis, Jakarta: Indonesia.

Kemenkes RI, 2004 No.81/MENKES/SK/I/2004 tentang Pedoman Penyusutan Perencanaan Sumber Daya, Jakarta: Indonesia

Nugroho, T. 2010. Kamus Pintar Kesehatan. Nuha Medika. Yogyakarta.

Nursalam, 2002. Pendekatan praktis metodelogi riset keperawatan. Edisi ke 1. Sagung Seto. Jakarta.

Nursalam, 2008. Konsep dan penerapan metodelogi penelitian ilmu keperawatan: pedoman skripsi, tesis, dan instrument. Edisi ke 2. Salemba Medika. Jakarta.

Nursalam, 2013. Metode penelitian ilmu keperawatan. Edisi ke 3. Salemba Medika. Jakarta.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 tahun 1996 Tentang Tenaga Kesehatan, Pasal 1 ayat 1

Permenpan RI, 2013 No.30 tentang Jabatan Fungsional Rekam Medis dan Angka Kreditnya. Jakarta: Indonesia

Rustiyanto, E. 2009. Etika profesi perekam medis dan informasi kesehatan. Edisi ke 1. Graham Ilmu. Yogyakarta.

Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram

Published

2020-12-04

How to Cite

Yuda Riski Ananda. (2020). Analisis Kebutuhan Tenaga Rekam Medis Berdasarkan Workload Indicator Off Staffing Need (Wisn) Di Rumah Sakit Umum Provinsi NTB. Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmiah Kesehatan Politeknik Medica Farma Husada Mataram, 1(2), 80-87. https://doi.org/10.33651/jpkik.v1i2.184