PERANCANGAN SISTEM INFORMASI SENSUS HARIAN RAWAT INAP DIRUMAH SAKIT JIWA “MUTIARA SUKMA”MATARAM 2015
DOI:
https://doi.org/10.33651/jpkik.v1i2.176Abstract
Pengelolaan Sensus Harian Rawat Inap di RUMAH Sakit Jiwa “Mutiara Sukma” mataram pada survei awal diketahui terdapat kesalahan dalam pengisian data dan pencatatan jumlah pasien masuk. Hal ini disebabkan karena sistem yang digunakan masih manual. Akibatnya informasi yang dihasilkan tidak akurat dan tidak sistematis. Tujuan penelitian ini adalah Untuk merancangan sistem informasi sensus harian, di Rumah sakit Jiwa “Mutiara Sukma” Mataram, Menganalisisdata yang diperlukan untuk pembuatan rancangan sistem informasi sensus harian. Jenis penelitian dalam penelitian ini mengadopsi model System Development Life Cycle (SDLC). adalah model konseptual yang digunakan dalam manajemen proyek yang menggambarkan tahap-tahap yang terlibat dalam proyek pengembangan sistem informasi. Pada metode SDLC ini mempunyai beberapa tahapan yaitu tahap perencanaan yang dimana dilakukannya tehnik wawancara yang dilakukan langsung kepada petugas, tehnik observasi dengan cara melihat langsung kelokasi, dan tehnik dokumentasi, tahap analisis, tahap perancangan, tahap implementasi dan tahap pemeliharaan. Hasil penelitian diketahui bahwa pengelolaan sensus harian rawat inap di Rumah Sakit jiwa “Mutiara sukma” melibatkan bagian pendaftaran, ruang perawatan dan unit rekam medis. Alurnya dimulai dari pendaftaran rawat jalan yang dimana jika pasien harus dirawat inap pasien harus mendaftar di pendaftaran rawat inap yang mendata pasien kemudian dikirimkan keruang perawatan, dari ruang perawatan kemudian dibuat laporan sensus harian rawat inap kemudian petugas analising reporting mengambil sensus harian ke setiap bangsal.Perancangan sistem informasi sensus harian rawat inap menghasilkan database sistem yaitu database pasien, data base petugas, data base kelas, data base ruangan, data base sensus, data base kepala ruangan, dan data base poli. Dari data base tersebut terbentuk diagram arus data, setelah itu dapat dibuatlah tampilan perancangan aplikasi sistem. Dengan adanya perancangan sistem informasi sensus harian rawat inap diharapkan penyelenggaraan sistem informasi rekam medis di Rumah Sakit Jiwa “Mutiara Sukma” Mataram dikembangkannya dalam bentuk aplikasi.
References
Gemala, HR. (2008). Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Penerbit Universitas Indonesia. Jakarta
Heti ismainar, SKM. MPH. (2015)Administrasi Kesehatan Masyaraka; Bagi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan
Jogianto. (2005). Analisis dan Disain sistem informasi pendekatan
Martin. (2014). Perancangan Sistem Informasi Sensus Harian Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Provinsi Mataram
Nugroho Widiarto, S.Kom. (2015) Pengenalan Dasar Perancangan, Desain dan Pembuatan Sistem Informasi Rekam Medis Pada Klinik Rawat Jalan
Sarosa Debby. (2013). Aplikasi Sistem Informasi Laporan Hasil Pemeriksaan Daerah Pada Inspektorat Propinsi NTB
Shofari Bambang, MMR. 1998. Pengelolaan Sistem Rekam Medis (sistem Pelayanan Rekam Medis di Rumah Sakit)
Saifulrahman. Materi SIM 1 Setelah UTS 14 Mei 2010, Dari http://saifulrahman.lecture.ub.ac.id/?s=pendekatan++membangun+sistemdiakses pada 09 desember 2014
WahanaKomputer. (2002). Pemrograman Borland Delphi 7.0, Yogyakarta : Andi Offsethttp://harisvcc.blogspot.com/2013/03/sejarah-del+++5phi.html
Published
How to Cite
Issue
Section
JPKIK : Jurnal Peneliian dan Kajian Ilmiah kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits


