PENGARUH KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) TERHADAP SIKAP IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DALAM PERSIAPAN PERENCANAAN PERSALINAN
DOI:
https://doi.org/10.33651/jpkik.v6i2.160Keywords:
Kehamilan, Kunjungan Antenatal Care, Persiapan PersalinanAbstract
Pemeriksaan kehamilan Antenatal Care (ANC) adalah salah satu program yang terencana berupa observasi, edukasi dan penanganan medik pada ibu hamil, untuk memperoleh suatu proses kehamilan dan persalinan yang aman. Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi merupakan salah satu upaya peningkatan mutu pelayanan antenatal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kepatuhan kunjungan antenatal care (ANC) terhadap sikap ibu hamil primigravida trimester III dalam persiapan perencanaan persalinan di wilayah kerja Puskesmas Karang Taliwang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram. Desain penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian ini diambil dengan tehnik purposive sampling sebanyak 38 sampel dan populasi dalam penelitia ini adalah ibu hamil trimester III. Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel adalah kuesioner dan ceklis pada bulan Juli 2020. Analisa data menggunakan Uji Chi Square dengan taraf signifikan 10%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari seluruh ibu hamil primigravida trimester III memiliki kepatuhan kunjungan ANC (76,3%). Dari seluruh ibu hamil primigravida trimester III telah melakukan persiapan perencanaan persalinan (100%). Ada pengaruh kepatuhan kunjungan antenatal care dengan persiapan perencanaan persalinan di wilayah kerja Puskesmas Karang Taliwang Kecamatan Cakranegara Kota Mataram dengan (P=0,001). Semakin patuh kunjungan Antenatal Care (ANC) semakin meningkatkan upaya persiapan perencanaan persalinan ibu hamil primigravida trimester III. Ibu hamil diharapkan lebih aktif dalam melakukan kunjungan kehamilan agar siap melakukan persiapan perencanaan persalinan. Kesimpulan: ibu hamil primigravida trimester III yang patuh dalam kunjungan kehamilan meliputi minimal kunjungan kehamilan pada trimester pertama 1 kali, trimester kedua 1 kali, dan trimester ketiga 2 kali. Ibu hamil primigravida trimester III dikatakan siap melakukan persiapan perencanaan persalinan meliputi: persiapan biaya dan tempat persalinan, penolong persalinan, pendamping persalinan, transportasi, perlengkapan pakaian ibu dan bayi dan donor darah.
References
Data Puskesmas Karang Taliwang Kota Mataram 2019.
Departemen Kesehatan RI, 2008
Depkes RI Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) (2017). Profil Kesehatan Provinsi NTB Tahun 2017.
Lusi, (2009). Hubungan Keaktifan Mengikuti Kelas Ibu Hamil Dengan Persiapan Persalinan Pada Ibu Hamil Di Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Naskah Publikasi.
Mardiani, 2017 “Sikap Ibu Hamil Trimester III Tentang Persiapan Persalinan Di Puskesmas Puuwatu Kota Kendari”
Mufdillah (2009). Antenatal Care Focus. Yogyakarta: Nuha Medika.
Notoatmodjo, Soekidjo. Metodologi Penelitian Kesehatan. 2010. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmojo (2012) “Metode Penelitian Keperawatan Dan Teknik Analisa Data”. Jakarta:Salemba Medika.
Panduan Skrisi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Mataram Program Studi Ilmu Kebidanan (2019).
Profil Kesehatan Indonesia, 2017.
Profil Kesehatan Provinsi NTB Tahun 2017.
SDKI.2017. Survei Demografi Kesehatan Indonesia. Jakarta
Syuul Kremlin Adam,2016. Hubungan Pengetahuan Dan Perilaku Ibu Hamil Trimester III Dalam Persiapan Persalinan Di Puskesmas Danowudu Kota Bitung.
Published
How to Cite
Issue
Section
JPKIK : Jurnal Peneliian dan Kajian Ilmiah kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits


