Pharmaceutical and Traditional Medicine http://jurnal.unbim.ac.id/index.php/ptm <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Jurnal Pharmaceutical and Traditional Medicine adalah publikasi ilmiah yang memuat hasil penelitian dan kajian analitis kritis dibidang farmasi, pelayanan farmasi dan obat tradisional yang belum pernah dipublikasikan. </span><span style="vertical-align: inherit;">Pernyataan kode etik ilmiah ini merupakan pernyataan kode etik semua pihak yang terlibat dalam proses publikasi jurnal ilmiah ini yaitu pengelola, editor, mitra bestari, dan pengarang / penulis. </span><span style="vertical-align: inherit;">Pernyataan kode etika publikasi ilmiah ini berdasarkan Peraturan Kepala LIPI Nomor 5 Tahun 2014 tentang Kode Etika Publikasi Ilmiah, yang pada intinya Kode Etika Publikasi Ilmiah ini intinya menjunjung tiga nilai etik dalam publikasi, yaitu (i) Kenetralan, yakni bebas dari pertentangan kepentingan dalam pengelolaan ; </span><span style="vertical-align: inherit;">(ii) Keadilan, yakni memberikan hak kepengarangan kepada yang berhak sebagai pengarang / penulis;</span></span></p> en-US [email protected] (Sri Idawati) [email protected] (Hardani H M.Si) Sun, 30 Nov 2025 06:28:00 +0800 OJS 3.2.0.2 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP SIKAP REMAJA PUTRI MENGENAI OVERCLAIM PADA PRODUK SUNSCREEN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS BANJARMASIN http://jurnal.unbim.ac.id/index.php/ptm/article/view/746 <p><em>Overclaim</em> pada produk sunscreen merupakan salah satu strategi pemasaran yang dapat menyesatkan konsumen karena menampilkan klaim berlebihan tanpa dukungan bukti ilmiah yang kuat. Fenomena ini semakin sering dijumpai di kalangan remaja putri, yang merupakan kelompok pengguna kosmetik paling aktif dan rentan dipengaruhi promosi digital. Kurangnya pemahaman mengenai komposisi, manfaat, dan batasan kerja sunscreen membuat remaja mudah menerima klaim yang tidak realistis, sehingga diperlukan kajian mengenai bagaimana tingkat pengetahuan mereka berhubungan dengan sikap dalam menanggapi klaim tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap overclaim pada produk sunscreen di MAN 2 Banjarmasin. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melibatkan 80 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan sikap yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji Chi-square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori pengetahuan dan sikap yang baik, yang menggambarkan kemampuan mereka dalam mengenali informasi yang relevan terkait klaim produk. Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,026, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap remaja dalam menilai keabsahan klaim sunscreen. Temuan ini menegaskan bahwa semakin baik pengetahuan seseorang mengenai produk kosmetik, semakin kritis pula sikap yang terbentuk. Oleh karena itu, edukasi mengenai literasi kosmetik perlu terus ditingkatkan untuk membantu remaja menjadi konsumen yang lebih selektif dan terlindungi dari klaim menyesatkan.</p> Nurul Zafirah Copyright (c) 2025 Pharmaceutical and Traditional Medicine http://jurnal.unbim.ac.id/index.php/ptm/article/view/746 Sun, 30 Nov 2025 00:00:00 +0800 UJI KANDUNGAN FORMALIN PADA IKAN TONGKOL DI PASAR TRADISIONAL KOTA MATARAM MENGGUNAKAN TES KIT DAN TITRASI ASAM-BASA http://jurnal.unbim.ac.id/index.php/ptm/article/view/750 <p>Formalin merupakan bahan kimia berbahaya yang masih kerap disalahgunakan sebagai pengawet makanan, termasuk pada ikan segar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan dan kadar formalin pada ikan tongkol yang dijual di beberapa pasar tradisional Kota Mataram yaitu Pasar KR, Pasar P, Pasar B, dan Pasar Pg. Metode yang digunakan meliputi uji kualitatif dengan tes kit formalin dan uji kuantitatif menggunakan metode titrasi asam-basa. Berdasarkan hasil uji dari 10 sampel yang dianalisis, ditemukan 3 sampel positif mengandung formalin, masing-masing berasal dari Pasar KR (S2), Pasar P (S4), dan Pasar B (S7). Hasil uji kuantitatif menunjukkan kadar formalin pada ketiga sampel tersebut adalah 32,83%, 25,89%, dan 27,97%. Kadar ini melebihi ambang batas yang diperbolehkan dan menunjukkan pelanggaran terhadap Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 33 Tahun 2012 tentang bahan tambahan pangan. Penelitian ini menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap bahan pangan di pasar tradisional serta edukasi bagi masyarakat dan pedagang mengenai bahaya penggunaan formalin pada makanan.</p> Wulan Ratia Ratulangi, Rosnalia Widyan, Suciyanti Ramadhani, Adriyan Suhada Copyright (c) 2025 Pharmaceutical and Traditional Medicine http://jurnal.unbim.ac.id/index.php/ptm/article/view/750 Thu, 27 Nov 2025 00:00:00 +0800 Uji Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Banten (Lannea coromandelia) pada Mencit Jantan (Mus musculus) http://jurnal.unbim.ac.id/index.php/ptm/article/view/747 <p>Inflamasi merupakan respon fisiologis tubuh terhadap cedera jaringan, namun inflamasi berlebihan dapat menimbulkan keluhan klinis yang memerlukan terapi antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun banten (<em>Lannea coromandelica</em>) pada mencit jantan yang diinduksi karagenan. Ekstraksi simplisia dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Sebanyak 15 ekor mencit jantan dibagi menjadi lima kelompok: kontrol negatif (aquades), kontrol positif (natrium diklofenak), serta ekstrak etanol daun banten dengan dosis 30, 40, dan 50 mg/kgBB. Induksi inflamasi dilakukan melalui penyuntikan karagenan 1% secara intraplantar. Parameter yang diamati meliputi penurunan volume edema, nilai area under curve (AUC), dan daya antiinflamasi (DAI). Hasil penelitian menunjukkan seluruh dosis ekstrak etanol daun banten mampu menurunkan volume edema secara signifikan dibandingkan kontrol negatif (p&lt;0,05). Nilai AUC kelompok ekstrak lebih rendah daripada kontrol negatif, dengan dosis 50 mg/kgBB menunjukkan nilai terendah yaitu 1,27. Nilai DAI meningkat seiring peningkatan dosis ekstrak, masing-masing sebesar 2,20% (30 mg/kgBB), 2,94% (40 mg/kgBB), dan 6,10% (50 mg/kgBB). Kesimpulannya, ekstrak etanol daun banten memiliki aktivitas antiinflamasi yang signifikan pada model inflamasi akut, terutama pada dosis 50 mg/kgBB sehingga berpotensi dikembangkan sebagai kandidat agen anti inflamasi berbasis bahan alam.</p> Lale Budi Hutami Rahayu rahayu Copyright (c) 2025 Pharmaceutical and Traditional Medicine http://jurnal.unbim.ac.id/index.php/ptm/article/view/747 Sat, 22 Nov 2025 00:00:00 +0800 EVALUASI SISTEM PENGELOLAAN OBAT EXPIRED DATE (KEDALUWARSA) DI RUMAH SAKIT ISLAM SITI HAJAR MATARAM : TINJAUAN KERUGIAN EKONOMI DAN RISIKO KESELAMATAN PASIEN http://jurnal.unbim.ac.id/index.php/ptm/article/view/748 <p>Pengelolaan obat kedaluwarsa merupakan aspek penting dalam menjamin kualitas pelayanan farmasi, efisiensi anggaran, serta keselamatan pasien. Penelitian ini mengevaluasi tingkat kepatuhan pengelolaan obat <em>expired date</em> di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Islam Siti Hajar Mataram berdasarkan 14 indikator SOP serta menganalisis dampak ekonomi dan potensi risiko klinis yang ditimbulkan. Penelitian dilakukan pada periode Februari–Mei 2025 menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 6 dari 14 indikator (42,86%) yang sesuai SOP, sedangkan 8 indikator (57,14%) belum memenuhi standar, terutama pada pencatatan kartu stok, pengemasan obat <em>expired</em>, berita acara pemusnahan, dan pelaporan eksternal. Tercatat 35 jenis obat kedaluwarsa dengan total kerugian ekonomi sebesar Rp 16.900.082. Ketidaksesuaian SOP berdampak pada meningkatnya risiko keselamatan pasien, seperti potensi penggunaan obat yang mendekati masa kedaluwarsa dan peluang terjadinya medication error. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan sistem manajemen obat melalui optimalisasi FEFO, pemantauan stok berkala, peningkatan kepatuhan dokumentasi, serta koordinasi lintas unit untuk menekan kerugian ekonomi dan risiko terhadap keselamatan pasien.</p> En Purmafitriah Copyright (c) 2025 Pharmaceutical and Traditional Medicine http://jurnal.unbim.ac.id/index.php/ptm/article/view/748 Sat, 29 Nov 2025 00:00:00 +0800 STUDI IN VITRO INTERAKSI KLORAMFENIKOL DENGAN SUSU DAN PISANG TERHADAP DAYA HAMBAT Salmonella typhi UNTUK PENGOBATAN DEMAM TIFOID http://jurnal.unbim.ac.id/index.php/ptm/article/view/749 <p><strong>Latar belakang: </strong>Demam tifoid merupakan infeksi sistemik yang disebabkan oleh bakteri <em>Salmonella typhi</em>, umumnya ditularkan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Kloramfenikol sering diresepkan sebagai antibiotik lini pertama dalam pengobatan tifoid. Namun, interaksi antara antibiotik dan makanan atau minuman tertentu dapat mempengaruhi efektivitas terapi.</p> <p><strong>Tujuan:</strong> Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya interaksi antara kloramfenikol dengan susu dan pisang terhadap pertumbuhan <em>Salmonella typhi</em> secara in vitro.</p> <p><strong>Metode: </strong>Metode penelitian menggunakan uji difusi sumuran. Larutan kloramfenikol (1 mg/mL) dicampurkan dengan sampel susu dan pisang pada konsentrasi 25%, 50%, dan 100% dengan perbandingan 1:1. Setiap campuran dimasukkan ke dalam sumuran pada media Nutrient Agar yang telah diinokulasi bakteri <em>Salmonella typhi</em> dan diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C. Diameter zona hambat diukur menggunakan jangka sorong.</p> <p><strong>Hasil: </strong>Hasil penelitian menunjukkan rata-rata diameter zona hambat pada kloramfenikol kontrol positif sebesar 31,267 mm. Sedangkan campuran kloramfenikol dengan susu menghasilkan zona hambat masing-masing 27,533 mm (25%), 28,167 mm (50%), dan 28,067 mm (100%). Campuran dengan pisang menunjukkan zona hambat 27,100 mm (25%), 28,133 mm (50%), dan 27,800 mm (100%). Semua kelompok perlakuan menunjukkan penurunan signifikan dibanding kontrol positif.</p> <p><strong>Kesimpulan: </strong>Disimpulkan bahwa terdapat interaksi antara kloramfenikol dengan susu dan pisang, yang mengurangi efektivitas antibakteri kloramfenikol terhadap <em>Salmonella typhi</em>.</p> TUHFATUL ULYA Copyright (c) 2025 Pharmaceutical and Traditional Medicine http://jurnal.unbim.ac.id/index.php/ptm/article/view/749 Thu, 27 Nov 2025 00:00:00 +0800 STUDI ETNOBOTANI TERHADAP PEGGUNAAN TANAMAN SEBAGAI OBAT BAHAN ALAM DI DESA MALAJU KABUPATEN DOMPU http://jurnal.unbim.ac.id/index.php/ptm/article/view/752 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional oleh masyarakat Desa Malaju Kabupaten Dompu, serta mengetahui cara pengolahan dan penggunaannya. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 96 responden yang dipilih secara purposif dari delapan dusun di Desa Malaju. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 40 spesies tanaman dari 30 famili yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Bagian tanaman yang paling banyak digunakan adalah daun (43%), sedangkan cara pengolahan yang paling sering dilakukan adalah direbus (37%) dan cara penggunaan dominan adalah diminum (64%). Penelitian ini menegaskan bahwa masyarakat Desa Malaju masih memegang pengetahuan tradisional tentang pemanfaatan tanaman sebagai obat, yang perlu dilestarikan dan didukung dengan kajian ilmiah lebih lanjut untuk menjamin keamanan dan ketersediaan sumber daya hayati lokal</p> Wulan Kartika Sabillah, Hardani, Sri Idawati, Sri Rahmawati Copyright (c) 2025 Pharmaceutical and Traditional Medicine http://jurnal.unbim.ac.id/index.php/ptm/article/view/752 Sat, 22 Nov 2025 00:00:00 +0800