Evaluasi Program dan Hambatan pelaksanaan Hand Hygiene di RS “X” BALI
DOI:
https://doi.org/10.33651/jpkik.v6i1.51Keywords:
Evalusi, Hambatan, Hand hygiene, RekomendasiAbstract
HAIs masih menjadi permasalahan di rumah sakit, baik di dunia maupun di Indonesia. Salah satu peyebabnya adalah rendahnya perilaku hand hygiene di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program hand hygiene, dan hambatan apa saja pada pelaksanan program, serta rekomendasi untuk perbaikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif eksploratif yang dilakukan di RS “X” pada bulan Juli – Agustus 2019. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada 10 informan yang dipilih secara purposive. Data dianalisis secara tematik. Validasi data dilakukan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan program hand hygiene di RS “X” belum semuanya sesuai dengan standar dan pedoman program. Ditemukan beberapa hambatan dalam pada program hand hyigiene di RS “X”, pertama pada komponen input program ditemukan hambatan kurangnya tenaga IPCN (Infection Prevention Control Nurse) dan efisiensi penyediaan bahan cuci tangan (handrub) serta lokasi handrub pada tempat tertentu saja. Pada komponen proses/pelaksanaan program ditemukan bahwa sosialisasi, edukasi, promosi dan supervisi hand hygiene belum maksimal, serta belum optimalnya fungsi reward dan punishment. Pada output program berdasarkan laporan audit internal RS “X” didapatkan perilaku kepatuhan petugas kesehatan (dokter, perawat dan petugas laboratorium) pada prosedur hand hygiene masih rendah. Kurang dari standar program yaitu 80%. Rendahnya perilaku hand hygiene disebabkan karena belum maksimalnya komponen input dan proses program. Hambatan dari komponen Input dapat direkomendasikan penambahan tenaga IPCN/IPCD, penyediaan handrub di setiap tempat tidur pasien. Pada proses/pelaksanaan program direkomendasikan buat jadwal berkala untuk pelaksanaan edukasi, promosi dan supervisi serta adakan reward dan punishmet.
References
Agus, I. (2018) ‘Faktor Kepatuhan Perawat Dalam Penerapan Hand Hygiene di Instalasi Rawat Inap Gunung Sitoli’, jurnal Kesehatan Global, Vol. 1.
Agustanti, N. (2017) Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Hand Hygiene 5 Moment Pada Bidan Diruang Bersalin Dan Ruang Bougenvil RSUD Dr Soedirman Kebumen. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Aisyiyah Yogyakarta.
Amallia, R. (2016) ‘Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Keapatuhan Tenaga Kesehatan Melakukan Cuci Tangan Di Instalasi Rawat Inap Rajawali RSUP DR. Kariadi Semarang’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, Volume 4.
Arifin, A. (2019) ‘Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan hand hygiene mahasiswa profesi ners di ruangan rawat inap’, pp. 100–113.
Arikunto (2010) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Yogyakarta: Rineka Cipta.
Arsabani, F. N. (2019) ‘Hubungan Ketersediaan Sumber Daya, Kepemimpinan, Lama Kerja, dan Persepsi Dengan Kepatuhan Mencuci Tangan Lima Momen di Rumah Sakit Islam Surabaya’, jurnal Keperawatan muhammadiyah, Vol.4.
Atmadja (2012) ‘Analisis Perilaku Perawat dalam Pencegahan Infeksi Nosokomial di Ruang Rawat Inap X Jakarta Tahun 2012’, Jakarta: Universitas Indonesia.
Azrul, A. (1996) Pengantar Administrasi Kesehatan. Ketiga. Jakarta: PT. Rupa Aksar.
Bagus Dwi (2015) ‘Kepatuhan Pelaksanaan Kegiatan Hand Hygiene Pada Tenaga Kesehatan Di Rumah Sakit X Surabaya’, Jurnal Wiyata, 2(2), pp. 200–204.
Chairul (2009) Kolaborasi Perawat dan Dokter di Dalam Rumah Sakit, Wordpress.
Creswell, J. . (2010) Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: PT. Pustaka Pelajar.
Damanik, S. M. (2012) ‘Kepatuhan Hand Hygiene Di Rumah Sakit Immanuel Bandung’, Students e-Journal, 1(1), p. 29. Available at: http://jurnal.unpad.ac.id/ejournal/article/view/683.
Demanik, S. M. (2012) ‘Kepatuhan Hand Hygiene di Rumah Sakit Imanuel Bandung’, Journal keperawatan Universitas Padjajaran Bandung.
Dwi, J. (2015) Evaluasi Kepatuhan Hand hygiene di ruang operasi RSUD Datu Sanggul Rantau Tapin.
Ernawati, E., Wiyanto, S., et al. (2014) ‘Penerapan Hand Hygiene Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Application of Nurse ’ s Hand Hygiene in Hospital ’ s Inpatient units’, 28(1), pp. 89–94.
Fakhrudin. Muthiah (2017) ‘the Corelation Between Nurse Motivation and the Compliance Level At Hand Washing’, 14, pp. 0–7.
Fauzia, N., Ansyori, A. and Hariyanto, T. (2014) ‘Kepatuhan Standar Prosedur Operasional Hand Hygiene pada Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit’, Jurnal Kedokteran Brawijaya, 28(1), pp. 95–98. Available at: http://jkb.ub.ac.id/index.php/jkb/article/view/526.
Fitzgerald, A. (2014) ‘Professional Identity; Enabler Or Barrier To Clinical Enggement’, Employment Realation Record, Vol. 14.
Fulop, L. (2010) ‘Clinician Manager and Where to The Next’, Australian Health Review, Vol 34.
Funnell, S. (1997) ‘Program logic An adaptable tool designing and evaluating program’, Evaluasion News and Coment, vol.6.
Gunawan (2013) Metode Penelitiaan Kualitatif?:Teori dan Pratik. Jakarta: Bumi Aksara.
Ham, C. (2012) ‘Doctors in Leadership;Learning from InternationalExpereince’, The Journal of Cininal Leadership, Vol 7.
Karen Adam, J. M. C. (2003) ‘Priority Areas for National Action: Transforming Health Care Quality.’, Committee on Identifying Priority Areas for Quality Improvement. National Academies Press. 79-80.
Kemenkes RI (2012) ‘Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan’.
Kuseumaningytas (2012) ‘Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kepatuhan Perawat Cuci Tangan di RS Tologerejo Semarang’.
Lin, L.-Y. (2013) ‘The Workplace and Safety Needs and Possible Solutions For Health Care wokers in Emergency Departements of Taiwan Hospital’.
Ling, L. C. (2012) ‘Factor Affecting Hand Hygiene Compliance in Intensif care Unit’, Systematic Review, The Univirsitas of Hongkong.
Martiningsih, W. (2017) ‘Praktik Kolaborasi Perawat Dokter Dan Faktor Yang Mempengaruhinya’, Jurnal Keperawatan Unair, Vol. 6.
Marwoto (2007) ‘Analisis Perilaku Perawat dalam Pencegahan Infeksi Nosokomial’, akarta: Universitas Indonesia.
Monica, P., D, K. G. and Panelewen. Jimmy (2016) ‘Faktor- faktor Yang Berhubungan Dengan Penerapan Hand hygiene Di Instalasi Rawat Inap Rumah sakit Tingkat III R. W. Mongisi Manado’, Manado: Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulagi, pp. 50–62.
Nella Fauziah (2014) ‘Pengaruh Faktor Individu , Organisasi dan Perilaku terhadap Kepatuhan Perawat dalam Melaksanakan Hand Hygiene di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Tk . II Dr . Soepraoen Malang’, UB Online Journal -- Development Version -- OJS 2.4.7.1, 13(4), pp. 566–574.
Notoadmodjo (2010) Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Pan, S.-C. (2016) ‘Promoting a Hand Hygiene Program Using Social Media: An Observasional Study’, Journal Public Health and surveilence.
Permenkes No 11 (2017) Keselamatan Pasien.
Permenkes No 27 (2017) Pedoman Pencegahan Pengendalian Infeski.
Ponco, H. (2016) ‘Penerapan Supervisi Klinis Kepala Ruang Untuk Meningkatkan Pelaksanaan Cuci Tangan Lima Momen Perawat Pelaksana’, 08(03).
Pratama, B. S. (2015) ‘Faktor Determinan Kepatuhan Pelaksanaan Hand Hygiene Pada Perawat IGD RSUD dr. Iskak Tulungagung’, 28.
Pratama, B. S., Koeswo, M., et al. (2015) ‘Faktor Determinan Kepatuhan Pelaksanaan Hand Hygiene pada Perawat IGD RSUD dr . Iskak Tulungagung Determinant Factors of ER Nurses ’ Hand Hygiene Compliance at dr . Iskak Hospital Tulungagung’, 28(2), pp. 195–199.
Putri. A (2011) ‘Perbedaan Angka Kepatuhan Cuci Tangan Petugas Kesehatan di RSUP DR Kariadi.’, Semarang: Fakultas Kedokteran Universitas Dipenogoro.
Rahamawati, N. (2018) ‘Pengaruh faktor individu terhadap kepatuhan perawat dalam melaksanakan hand hygiene’.
Risti, D. R. (2017) ‘FAKTOR DETERMINAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKUKAN PRAKTIK CUCI TANGAN DI RSUD ADE MUHAMMAD DJOEN SINTANG’, Fakultas Ilmu Kesehatan K. Sintang: Universitas Muhammadiyah Pontianak1.
Sari, R. K. (2008) Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Balai Kesehatan Ibu dan Anak Khususnya Tumbuh Kembang Anak Sebagai bagian Program Rumah Sakit Sayang Ibu dan Byi Di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang. Universitas Diponegoro Semarang.
Sastroasmoro, P. D. d. and Ismael, P. D. (2011) Dasar-dasar Metodelogi Penelitian Klinis. Edisi ke 4. Edited by Agung Seto. Jakarta.
Simanjuntak, S. (2019) Pengaruh Karakteristik Individu Dan Dukungan Organisasi Terhadap Kepatuhan Perawat Pelaksana Melakukan Hand Hygiene Di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
Sinaga, S. E. N. (2016) ‘Kepatuhan Hand Hygiene Di Rumah Sakit Rankasbitung’, Journal Keperawatan Stikes santo, Vol 1.
Spugeon, P. (2011) ‘Medical Leadership From The Dark Side to Centre Stage’, Radliclife Publisihing Ltd.
Sugiyono (2018) Metode Penelitian Evaluasi. Edited by M. P. Dr. Yuyun Yuniarsih. ALFABETA. Bandung.
Suharyanto (2019) ‘Peningkatan Pendidikan Pasien dan Keluarga Dengan Penguatan Peran Interpersonal Champion Promosi Kesehatan Dengan Pendekatan teori Peplau’, Journal of Hospital Accreditation, Vo. 01.
Sukron (2013) ‘Tingkat Kepatuhan Perawat Dalam Pelaksanaan Five Moment Hand Hygiene’, journal Keperawatan Universitas Indonesia.
Surjadi, C. (2012) ‘Penerapan pendekatan sosial dan ekologi pada upaya promosi kesehatan implementation of socioecology approach to health promotion effort’, jurnal ekologi kesehatan, II, pp. 178–187.
Thorne, M. . (2002) ‘Colinizing The New World of NHS Management the Shifting Power of Profesional’, Health Services Manajgement Research, Vol.1.
Tim PPI RS “X” (2018) Laporan Evaluasi Kepatuhan Cuci Tangan Petugas di RS “X” Tahun 2018.
Tiraihati, W. Z. (2017) ‘Analisis Promosi Kesehatan Berdasarkan Ottawa Charter Di Rs Onkologi Surabaya’, Promkes vol. 5 No.1, pp. 1–11.
Tunggal (2010) ‘Undang - undang tentang keselamatan pasien no.44 tahun 2009’, http//www.slideshare.net/djarnot.wentysux.
Umboh, F. J., Doda, D. V, et al. (2012) ‘Faktor -Faktor Kepatuhan Perawat Melaksanakan Hand Hygiene Dalam Rumah Sakit Advent Manado’.
Wahyuni (2005) ‘Pendahuluan infeksi nosokomial.’, Universitas Udayana.
WHO (2009) ‘Guidline on Hand hygiene in Health Care a summary’, www.who.int.
WHO (2018) International Conference on Health Promotion,Ottawa,21 November 1986, https://www.who.int/healthpromotion/conferences/previous/ottawa/en/index4.html.
Wijaya, M. A. (2018) ‘Pelaksanaan Keselamatan Pasien Melalui Lima Momen Cuci Tangan Sebagai Perlindungan Hak Pasien’, Jurnal Hukum Kesehatan, Vo. 4.
Winda (2010) Budaya Organisasi di Rumah Sakit, Blogspot.com.
Wlliam, C. (1994) ‘Penerapan Kesehatan Untuk Meningkatkan Efektivitas Mnajemen’, Yogyakarta: Gajahmana University Press.
Yin. K Robert (2002) Case Study Reseach Design and Methode. Ed 3. California.
Zulpahiyana (2013) ‘Efektifitas Simulasi Hand Hygiene pada Handover Keperawatan dalam Meningkatkan Kepatuhan Hand Hygiene Perawat’, Yokyakarta: Universitas Muhammadiyah.
Published
How to Cite
Issue
Section
JPKIK : Jurnal Peneliian dan Kajian Ilmiah kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License
You are free to :
Share — copy and redistribute the material in any medium or format
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
Under the following terms :
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike — If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits


