Main Article Content

Abstract

Masalah kesehatan mulut seperti bau mulut, sariawan, infeksi mulut, karies gigi, dan radang gusi sering terjadi dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu cara menjaga kesehatan mulut adalah menggunakan mouthwash. Daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) diketahui memiliki kandungan antibakteri sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan alami dalam sediaan mouthwash. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi sediaan mouthwash dari ekstrak daun belimbing wuluh dan menentukan formula terbaik berdasarkan mutu fisik sediaan. Metode penelitian yang digunakan meliputi proses ekstraksi daun belimbing wuluh, pembuatan sediaan mouthwash dengan tiga formula yaitu F1 (2%), F2 (2,5%), dan F3 (3%), serta evaluasi fisik meliputi uji organoleptis, pH, dan viskositas. Pengamatan dilakukan selama tiga minggu untuk melihat stabilitas sediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua formula memiliki bentuk cair, warna hijau keruh, dan aroma mentol. Nilai rata-rata pH F1 sebesar 5,73, F2 sebesar 5,9, dan F3 sebesar 6,06. Nilai rata-rata viskositas F1 sebesar 5,90, F2 sebesar 6,59, dan F3 sebesar 6,79. Seluruh formula menunjukkan hasil evaluasi fisik yang baik dan stabil selama penyimpanan. Berdasarkan hasil penelitian, sediaan mouthwash ekstrak daun belimbing wuluh memenuhi standar mutu fisik dan berpotensi digunakan sebagai alternatif mouthwash berbahan alami.

Keywords

Mouthwash daun belimbing wuluh evaluasi fisik pH viskositas

Article Details

Author Biography

Adriyan Suhada

 

 

 

How to Cite
Suhada, A., Ahmad Syahril, Sri Rahmawati, Hardani, Syamsul Multazam, & Ari Kurniawati. (2026). EVALUASI FORMULASI SEDIAAN MOUTHWASH DARI EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) SEBAGAI ANTISEPTIK MULUT. Pharmaceutical and Traditional Medicine, 10(1), 53-60. https://doi.org/10.33651/ptm.v10i1.778