Main Article Content

Abstract

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan infeksi kedua yang paling umum dan merupakan masalah kesehatan global, dengan angka kejadian yang meningkat dan resistensi antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tepat sangat penting untuk mencegah resistensi dan meningkatkan efektivitas terapi. oleh karena itu, evaluasi penggunaan antibiotik sangat diperlukan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi secara kualitatif penggunaan antibiotik pada pasien rawat jalan ISK di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin, Banjarmasin. Studi ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Sebanyak 35 kasus rawat jalan dari Klinik Urologi Rumah Sakit Umum Daerah Ulin yang menerima terapi antibiotik pada tahun 2024 dan memenuhi kriteria inklusi dimasukkan dalam penelitian ini. Evaluasi penggunaan antibiotik dilakukan menggunakan metode Gyssens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penggunaan antibiotik termasuk dalam kategori II (dosis dan interval dosis yang tidak tepat), kategori III (durasi terapi yang tidak tepat), dan kategori IV (pemilihan antibiotik yang tidak tepat). Beberapa penggunaan antibiotik diklasifikasikan sebagai kategori 0, yang menunjukkan penggunaan yang rasional dan tepat. Temuan ini menunjukkan perlunya evaluasi rutin terhadap resep antibiotik untuk meningkatkan penggunaan antibiotik yang rasional.

Keywords

Infeksi saluran kemih, Gyssens, antibiotik, evaluasi, kualitatif

Article Details

How to Cite
Fiddina, N. (2026). EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RSUD ULIN BANJARMASIN DAERAH KALIMANTAN SELATAN. Pharmaceutical and Traditional Medicine, 10(1), 1-11. https://doi.org/10.33651/ptm.v10i1.761